PENAWAANGAN, JAWA TENGAH – Suasana berbeda tampak di MI Bustanul Fattah Al-Makmur, Desa Bologarang, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan. Ratusan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan khusus dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November.
Bukan dengan upacara formal semata, madrasah ini memilih cara kreatif untuk menanamkan rasa nasionalisme sejak dini, yakni melalui lomba mewarnai gambar tokoh pahlawan nasional.
Sejak pagi hari, para siswa dari kelas rendah hingga kelas tinggi telah bersiap dengan meja lipat dan berbagai alat mewarnai seperti krayon dan pensil warna. Gambar-gambar tokoh ikonik seperti Ir. Soekarno, Bung Tomo, hingga R.A. Kartini menjadi "kanvas" bagi imajinasi mereka.
Kepala MI Bustanul Fattah Al-Makmur menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar para siswa tidak hanya sekadar menghafal nama pahlawan, tetapi juga mengenali sosok dan jasa mereka dengan cara yang menyenangkan.
"Melalui goresan warna ini, kami ingin anak-anak menyelami karakter para pejuang. Ada nilai kesabaran dan ketelitian yang kami ajarkan, sembari menceritakan kisah keberanian para tokoh tersebut saat mereka sedang mewarnai," ujarnya.
Salah satu siswa kelas 3 mengaku sangat senang bisa mewarnai gambar Bung Tomo. Dengan penuh semangat, ia memadukan warna merah dan putih sebagai latar belakang, simbol keberanian dan kesucian bangsa Indonesia.
Selain aspek seni, pihak madrasah berharap kegiatan ini dapat:
Meningkatkan literasi sejarah anak-anak melalui pengenalan visual.
Menumbuhkan rasa bangga terhadap tanah air sejak usia sekolah dasar.
Mengasah kreativitas dan motorik halus siswa.
Acara ditutup dengan pameran hasil karya siswa di dinding kelas sebagai bentuk apresiasi atas usaha mereka. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, MI Bustanul Fattah Al-Makmur Bologarang membuktikan bahwa semangat kepahlawanan bisa dirayakan dengan penuh warna dan keceriaan.